Pages

Sabtu, 09 April 2011

makalah pendidikan

Matematika adalah matapelajaran yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Matematika merupakan ilmu hitung yang harus dikuasai oleh setiap manusia agar dapat bertahan hidup, karena apabila mnusea tidak menguasai ilmu hitung akan merasa kesulitan dalam menjalani kehidupan.
Dan untuk menguasai dan mencipta teknologi di masa depan diperlukan penguasaan matematika yang kuat sejak dini. Mata pelajaran Matematika perlu diberikan kepada semua peserta didik mulai dari sekolah dasar untuk membekali peserta didik dengan kemampuan berpikir logis, analitis, sistematis, kritis, dan kreatif, serta kemampuan bekerjasama. Kompetensi tersebut diperlukan agar peserta didik dapat memiliki kemampuan memperoleh, mengelola, dan memanfaatkan informasi untuk bertahan hidup pada keadaan yang selalu berubah, tidak pasti, dan kompetitif.
Setandar kompetensi dan kompetensi dasar yand disajikan dibawah ini diharapkan dapat membantu dalam mempelajari matematika. Dan agar bias jadi bahan pertimbangan dalam proses belajar dan mengajar di bangku SMP. Selain itu dimaksudkan pula untuk mengembangkan kemampuan menggunakan matematika dalam pemecahan masalah dan mengkomunikasikan ide atau gagasan dengan menggunakan simbol, tabel, diagram, dan media lain.
Pendekatan pemecahan masalah merupakan fokus dalam pembelajaran matematika yang mencakup masalah tertutup dengan solusi tunggal, masalah terbuka dengan solusi tidak tunggal, dan masalah dengan berbagai cara penyelesaian. Untuk meningkatkan kemampuan memecahkan masalah perlu dikembangkan keterampilan memahami masalah, membuat model matematika, menyelesaikan masalah, dan menafsirkan solusinya. Dalam setiap kesempatan, pembelajaran matematika hendaknya dimulai dengan pengenalan masalah yang sesuai dengan situasi (contextual problem).
Dengan mengajukan masalah kontekstual, peserta didik secara bertahap dibimbing untuk menguasai konsep matematika. Untuk meningkatkan keefektifan pembelajaran, sekolah diharapkan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi seperti komputer, alat peraga, atau media lainnya.

BAB II

STANDAR KOMPETENSI DAN KOMPETENSI DASAR
MATEMATIKA SMP

A. SKKD Kelas VII
1. bilangan
a. Bilangan bulat
b. Operasi hitung bilangan bulat
• Penjumlahan dan pengurangan
o Penjumlahan dan sifat-sifatnya
o Invers jumlah atau lawan suatu bilangan
o Pengurangan dan sifat-sifatnya
• Perkalian dan pembagian
o Pengertian perkalian bilangan bulat
o Sifat perkalian pada bilangan bulat
o Pembagian bilangan bulat dan sifat-sifatnya
• Operasi hitung cmpuran
o Tandak kurang dalam operasi hitung campuran
• Menaksirkan operasi hitung bilangan bulat
o Aproksimasi/pendekatan
o Menaksir
c. Bilangan bulat berpangkat
• Makna pangkat bilangan bulat
• Sifat-sifat bilangan berpangkat
o Sifat perkalian bilangan berpangkat
o Sifat pembagianbilangan berpangkat
o Sifat perpangkatan dari bilangan berpangkat
o Sifat perpangkatan dari perkalian bilangan berpangkat
o Sifat perpangkatan dari pembagian bilangan berpangkat
d. Kuadrat dan akar kuadrat bilangan bulat
• Kuadrat suatu bilangan bulat
• Akar kuadrat suatu bilangan bulat
e. Pangkat tiga dan akar pangkat tiga suatu bilangan bulat
• Pangkat tiga suatu bilangan
• Akar pangkat tiga suatu bilangan
f. Bilangan pecahan
• Pengertian bilangan pecahan
• Jenis-jenis bilangan pecahan
• Mengubah jenis pecahan ke jenis yang lain
• Membandingkan dengan ketidaksamaan atau kesamaan dua pecahan
• Menggambar bilangan pecahanpada garis bilangan
• Mengurutkan bilangan pecahan dalam garis bilangan
• Operasi hitung pada bilangan pecahan positif
• Operasi hitung pada pecahan decimal
• Pembulatan bilangan pecahan desimal dan bentuk baku
• Menaksirkan operasi hitung bilangan pecahan
• Menaksirkan operasi hitung bilangan desimal
2. Aljabar dan aritmatika social
a. Bentuk aljabar
• Pengertian bentuk aljabar
• Factor, suku, dan suku-suku sejenis
• Operasi hitung suku sejenis dan tidak sejenis
• Operasi perkalian bentuk aljabar
b. Pecahan bentuk aljabar
• KPK dan FPB bntuk aljabar suku tunggal
• Menyederhanakan operasi pecahan bentuk aljabar
• Operasi hitung pecahan aljabar dengan penyebut suku tunggal
• Penerapan konsep bentuk aljabardalam kehidupan
c. Penggunaan aljabar dalam arit matika social
• Nilai keseluruhan dan nilai per unit
• Peranan uang dalam perdagangan
• Harga beli, harga jual, laba, dan rugi
• Menentukan harga beli dan harga jual berdasarkan persentase laba atau rugi yang diketahui
• Rabat, bruto, tara, dan netto
• Pajak dan bunga tabungan
3. Persamaan dan pertidaksamaan linear satu variable
a. Persamaan linear satu variable (PLSV)
• Penyataan dan kalimat terbuka
• Sifat-sifat persamaan linear satu variable (PLSV)
b. Penerapan konsep PLSV dalam kehidupan
c. Pertidaksamaan linear satu variable (PtLSV)
• Pengertian pertidaksamaan
• Pengertian pertidaksamaan linear satu variable (PtLSV)
• Pertidaksamaan linear satu variable (PtLSV) dalam berbagai bentuk dan variable
• Penyelesaian pertidaksamaan linear satu variable (PtLSV)
• Menggambarkan solusi PtLSV pada garis bilangan
• Sifat-sifat pertidaksamaan linear stu variable (PtLSV)
d. Penerapan konsep PtLSV dalam kehidupan
4. Persamaan dan pertidaksamaan linear satu variable
a. Gambar berskala
• Pengertian skala sebagai suatu perbandingan
• Fator gambar berskala
b. Perbandingan dan pecahan
• Pertain perbandingan
• Perbandingan dan pecahan
c. Pebandingan yang proporsional
d. Perbandingan seharga
• Pengertian perbandingan seharga
• Perhitungan perbandingan seharga melalui perhitungan nilai satuan
• Perhitungan perbandingan seharga melalui perhitungan perbandingan
• Grafik perbandingan seharga
e. Perbandingan berbalik harga
• Kecepatan, jarak, dan waktu
• Pengertian perbandingan berbalik harga
• Perhitungan perbandingan berbalik harga melalui perhitungan nilai satuan
• Perhitungan perbandingan berbalik harga melalui perbandingan
• Grafik perbandingan berbalik nilai
• Penerapan konsep perbandingan pada topic-topik lainnya
5. Himpunan
a. Himpunan
• Pengertian himpunan
• Cara menulis himpunan
• Keanggotaan suatu himpunan
• Banyak anggota suatu himpunan
b. Jenis-jenis himpunan
o Himpunan berhingga
o Himpunan tak berhingga
c. Himpunan bagian dan himpunan semesta
d. Diagram venn
e. Penerapan konsep himpunan dalam kehidupan
6. Garis dan sudut
a. Mengukur besar sudut dan menggambar sudut
• Titik, garis lurus, dan sinar
• Sudut dan satuan sudut
• Memberi nama dan menggmbar sudut
• Mengukur besar sudut dengan menggunakan busur derajat
• Memindahkan sudut yang diketahui
• Membagi sudut menjadi dua sama besar
• Melukis sudut-sudut istimewa
• Menjumlahkan sudut
• Pengertian jenis sudut
• Sudut berpelurus dan sudut berpenyiku
b. Membagi garis dan menentukan kedudukan dua garis
• Menggambar garis sejajar
• Membagi garis menjadi n sama panjang
• Kedudukan dua garis
• Garis-garis yang saling tegak lurus, vertical, dan horizontal
• Kedudukan titik dan garis
c. Menemukan sifat-sifat garis dan sudut
• Sudut bertolak belakang
• Dua garis sejajar yang dipotong garis ketiga
• Perbandingan sekmen garis
• Penerapan garis dan sudut dalam kehidupan
7. Bangun datar
a. Sifat-sifat dan besaran segi empat
• Jajargenjang
• Pesegi panjang
• Belah ketupat
• Persegi
• Trapezium
• Laying-layang
• Keliling dan luas segi empat
• Penerapan bangun segi empat dalam kehidupan
b. Sifat-sifat segitiga dan melukis segitiga
• Segitiga dan jenis segitiga
• Garis-garis pada segitiga
• Dasar-dasar melukis segitiga
• Melukis bangun

c. Menghitung besaran-besaran pada segitiga
• Jumlah sudut-sudut suatu segitiga
• Hubungan sudut daam dan sudut luar pada segitiga
• Ketidaksamaan pada segitiga
• Keliling dan luas segitiga
• Penerapan keliling dan luas segitiga dalam kehidupan nyata
B. SKKD kelas VII
1. Faktorisasi suku aljabar
a. Bentuk aljabar
• Penerapan variable, konstanta, bentuk aljabar, factor, koofisien, suku satu, suku dua, dan suku tiga dalam variable yang sama atau ber beda
b. Operasi penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pangkat dari suku satu dan suku dua
• Operasi penjumlahan
• Operasi pengurangan
• Operasi perkalian dan pangkat
c. Operasi pembagian dengan suku sejenis atau suku tidak sejenis
• Operasi pembagian sebuah suku satu dengan sebuah suku satu
• Operasi pembagian sebuah suku dua dan tiga dengan sebuah suku satu
• Operasi pembagian dengan pembagian sebuah suku dua dan tiga
d. Pengfaktoran suku bentuk aljabar
• Factor persekutuan suku satu
• Pengelompokan suku-suku
• Selisih dua derajat
• Trimonial kuadrat sempurna
• Suku empat kubik
• Jumlah dan selisih dua kubik
• Faktorisasi trimonial kuadrat 1
• Faktorisasi trimonial kuadrat 2
• Faktorisasi trimonial kuadrat 3
• Kombinasi bermacam-macam metode
e. Factor persekutuan terbesat (FPB) dan kelipatan persekutuan terkecil (KPK) dan dua buah atau lebih suku satu dan suku dua
• Factor persekutuan terbesar (FPB)
• Kelipatan persekutuan terkecil (KPK)
f. Menyedarhanakan pembagian istimewaq suku dua
g. Perpangkatan konstanta
h. Operasi penjumlahan, pengurangan, perkalian, pembagian, dan pangkat pecahan bentuk aljabar dengan penyebutsuku satu, suku dua
• Operasi penjumlahan dan pengurangan pada pecahan
• Operasi perkalian pada pecahan
• Operasi pembagian pada pecahan
• Pangkat pecahan bentuk aljabar
• Pecahan bersusun (kompleks)
i. Menyederhanakan pecahan bentuk aljabar
j. Penerapan faktorisasi suku aljabar
2. Fungsi
a. Relasi
• Pengertian relasi
• Hasil kali cartesius
• Domain, kodomain, dan range relasi
• Penyajian hasil relasi cartesius
• Penyajian relasi
b. Bentuk fungsi
• Pengertian fungsi
• Merumuskan suatu fungsi
• Penyajian fungsi
• Banyak fungsi atau penerapan dari dua himpunan
• Koresponden satu-satu
• Menggambar grafik fungsi dalam koordinat cartesius
c. Nilai fungsi
• Menghitung nilai suatu fungsi
• Menyusun table fungsi
• Menghitung nilai perubahan fungsi jika variable berubah
• Menentukan bentuk fungsi jika nilai dan data fungsi diketahui
d. Penerapan fungsi
3. Persamaan garis lurus
a. Koordinat cartesius
• Jarak dua titik bidang
• Koordinat titik sembarang pada ruas garis
b. Sifat-sifat persamaan garis
• Pengertian persamaan garis lurus
• Menggambar grafik persamaan garis lurus
• Sifat-sifat garis y = mx + n
• Tempat kedudukan titik terhadap garis
• Gradient persamaan garis lurus dalam berbagai bentuk
c. Persamaan dan koordinat titik potong dua garis
• Persamaan garis
• Garis-garis sejajar, berhimpit, dan berpotongan
• Jarak titik ke garis
• Jarak dari garis sejajar
• Pergeseran garis
• Perpotongan dua garis
d. Penerapan konsep persamaan garis lurus dalam kehidupan
• Bidang matematika
• Bidang fisika
4. Sistem persamaan linear dua variable (SPLDV)
a. Persamaan linear dua variable
• Persamaan linear satu variable (PLSV)
• Persamaan linear dua variable (RSDL)
b. System persamaan linear dua variable (SPLDV)
• Definisi SPLDV
• SPLDV dalam berbagai bentuk dan variable
• Variable dan koofisien SPLDV
• Akar dan bukan akar PLDV dan SPLDV
c. Penyelesaian SPLDV
• Menentukan akar SPLDV
d. Penerapan SPLDV dalam kehidupan
e. Menyelesaikan system persamaan (SP) non linear dua variable menggunakan bentuk SPLDV
5. Dalil Pythagoras
a. Konsep dalil yang berkaitan dengan dalil Pythagoras
• Komsep dasar aljabar
• Konsep geometrid an ukuran
b. Menemukan dalid Pythagoras
c. Dalil Pythagoras
d. Menggunakan dalil Pythagoras
• Menghitung panjang sisi segitiga siku-siku, jika sisi laen diketahui
• Kebalikan dalil Pythagoras dan tripel Pythagoras
• Jenis segitiga jika diketahui panjang sisi-sisinya
• Perbandingan sisi-sisi segitiga siku-siku khusus
• Panjang diagonal sisi dan diagonal ruang kubus dan balok
e. Penerapan dalil pythagoras dalam kehidupan
6. Garis-garis pada segitiga
a. Pengertian priyeksi
• Proyeksi titik
• Preoyeksi garis
• Proyeksi sisi-sisi segitiga siku-siku
b. Dalil proyeksi
• Dalil proyeksi pada segitiga lancip
• Dalil proyeksi pada segitiga tumpul
c. Garis bagi
• Garis bagi dalam
• Garis bagi luar
d. Garis tinggi
e. Luas segi sembarang
• Luas segitiga jika diketahui alas dan tinggi
• Luas segitiga jika diketahui sisi-sisinya
f. Menghitung tinggi segitiga sembarang dengan mengukur langsung
g. Garis berat
• Peragaan titik berat dalam kaitannya dengan keseimbangan
• Melukis garis berat
• Panjang garis berat
• Titik berat
h. Penerapan garis-garis pada segitiga dalam kehidupan
7. Lingkaran
a. Lingkaran, unsure-unsur lingkaran, dan bagian-bagian lingkaran
• Lingkaran dan bidang lingkaran
• Unsur- unsur dan bidang-bidang lingkaran
• Sifat-sifat tali busur
• Nilai pi (π)
• Sudut lingkaran
• Melukis lingkaran luar, lingkaran dalam, dan lingkaran singgung suatu segitiga
b. Besaran-besaran bagian lingkaran
• Keliling dan luas bidang lingkaran
• Panjang busur, luas juring, dan luas tembereng
• Sifat sudut pusat yang memiliki tali busur yang sama panjang
• Sudut pusat dan sudut keliling
• Sudut antara dua tali busur
• Segi empat tali busur
• Dalil ptolemeus
• Panjang jari-jari lingkaran luar, lingkaran dalam, dan lingkaran singgung suatu segitiga
• Segi empat garis singgung
• Trapezium sama kaki khusus
c. Penerapan lingkaran dalam kehidupan
8. Garis singgung lingkaran
a. Posisi garis terhadap lingkaran
• Garis memotong lingkaran di dua titik yang berbeda
• Garis memotong lingkaran di satu titik atau garis menyinggung lingkaran
• Garis terletak di luar lingkaran
b. Sifat-sifat garis singgung lingkaran
• Sifat sudut yang dibentuk oleh garis yang melalui titik pusat dan garis singgung lingkaran
• Melalui suatu titik pada lingkaran hsnya dapat dibuat satu garis singgung
c. Lukisan garis singgung
• Lukisan garis singgung pada satu titik di lingkaran
d. Kedudukan dua lingkaran
• Syarat kedudukan dua lingkaran berpotongan
• Syarat kedudukan dua lingkaran bersinggungan
• Syarat kedudukan dua lingkaran yasng satu terletak di dalam yang lain
• Syarat kedudukan dua lingkaran sepusat
• Syarat kedudukan dua lingkaran saling lepas
e. Sudut antara dua lingkaran
f. Lukisan dan panjang garis singgung yang ditarik dari sebuah titik di luar lingkaran
• Lukisan garis singgung yang ditarik dari sebuah titik di luar lingkaran
• Panjang garis singgung yang ditarik dari sebuah titik di luar lingkaran
g. Lukisan dan panjang garis singgung persekutuan dalam dua lingkaran
• Melukis garis singgungpersekutuan dalam dua lingkaran
• Panjang garis singgung persekutuan dalam dua lingkaran
h. Melukis dan panjang garis singgung persekutuan luar dua lingkaran
• Melukis garis singgung persekutuan luar dua lingkaran
• Panjang garis singgung persekutuan luar dua lingkaran
i. Panjang sudut lilitan minimal yang menghubungkan dua lingkaran
• Sabuk melilit dua lingkaran dari dalam
• Sabuk melilit dua lingkaran dari luar
j. Penerapan garis singgung dalam kehidupan
9. Bangun ruang sisi lengkung (BRSL)
a. Unsure-unsur tabung, kerucut, dan bola
• Unsure-unsur tabung
• Unsure-unsur kerucut
• Unsure-unsur bola
b. Lukisan jarring-jaring tabung dan kerucut
• Lukisan jarring-jaring tabung
• Lukisan jarring-jaring kerucut
c. Luas selimut tabung, kerucut, dan bola
• Luas selimut tabung
• Luas selimut kerucut
• Luas permukaan dan tembereng bola
d. Volume tabung, kerucut, dan bola
• Volume tabung
• Volume kerucut
• Volume bola
e. Menghitung unsur-unsur bangun ruang sisi lengkung (BRSL) jika volume RSBL diketahui
• Menghitung unsure-unsur tabung
• Menghitung unsure-unsur kerucut
• Menghitung unsure-unsur bola
f. Pebandingan volume tabung, kerucut, dan bola karena perubahan jari-jari
• Perbandingan volume tabung karena perubahan jari-jari
• Perbandingan volume kerucut karena perubahan jari-jari
• Perbandingan volume bola karena perubahan jari-jari
g. Besar perubahan volume tabung, kerucut, dan bola jika jari-jari berubah
• Berar perubahan volume tabung jika jari-jari berubah
• Berar perubahan volume kerucut jika jari-jari berubah
• Berar perubahan volume bola jika jari-jari berubah
h. Penerapan RSBL dalam kehidupan
C. SKKD kelas IX
1. Bangun datar dan segitiga
a. Bangun-bangun geometri yang kongruen
• Pengertian
• Menghitung unsure-unsur yang belum diketahuidari bangun-bangu geometri yang kongruen
• Syarat segitiga kongrue
• Dalil-dalil segitiga yang kongruen
• Perbandingansisi-sisi dua segitiga yang kongruen dan menghitun panjangnya
• Akibat dari dua segitiga kongruen
• Dalil-dalil pada segitiga yang pembuktiannya menggunakan kekongruenan segitiga
• Penerapan kongruen
b. Bangun-bangun geometri yang sebangun
• Pengertian
• Menghitung unsure bangun-bangun geometri yang sebangun
• Perbedaan pengertian sebangun dan kongruen dua segitiga
• Syarat dua segitiga sebangun
• Perbandingan seharga dalam segitiga
• Dalil-dalil segitiga yang sebangun
• Kesebangunan khusus dalam segitiga siku-siku
• Perbandingan sisi-sisi dua segitiga sebangun dan menghitung panjangnya
• Penerapan kesebangunan
2. Kubus dan balok
a. Bagian-bagian kubus dan balok
• Bagian-bagian kubus
• Bagian-bagian balok
b. Melukis kubus da balok
• Melukis kubus pada kertas berpetek dan polos
• Melukis kalok pada kertas berpetek dan polos
c. Jarring-jaring kubus dan balok
• Jari-jari kubus
• Jari-jari balok
d. Besaran-besaran pada kubus dan balok
• Luas selubung dan permukaan kubus dan balok
• Volume kubus dan balok
e. Merancang kubus dan balok untuk volume tertentu
• Merancang kubus untuk volume tertentu
f. Volume kubus dan balok jika ukuran rusuknya berubah
• Kubus
• balok
g. Penerapan kubus dan balok dalam kehidupan
3. Bangun ruang sisi datar prisma tegak dan limas
a. Prisma tegak
• Bagian-bagian perisma tegak
• Sifat-sifat perisma tegak
• Melukis perisma tegak pada kertas berpetakdan kertas polos
• Jarring-jaring perisma tegak
• Besaran-besaran pada perisma tegak
• Merancang benda perisma tegak untuk volume tertentu
• Besar perubahan volume bangun perisma tegak jika ukuran rusuknya berubah
• Penerapan perisma tegak dalam kehidupan
b. Limas
• Bagian-bagian perisma tegak
• Jenis-jenis limas
• Melukis limas pada kertas berpetakdan kertas polos
• Jarring-jaring limas
• Besaran-besaran pada limas
• Merancang benda limas untuk volume tertentu
• Besar perubahan volume bangun limas jika ukuran rusuknya berubah
• Penerapan limas dalam kehidupan
4. Statika dan peluang
a. Statistika
• Mengumpulkan data
• Mengurutkan data tunggal
• Mean, modus, dan median data tunggal
• Kuartil untuk data tunggal
• Menyajikan data tunggal
• Daftar distribusi frekuensi data berkelompok
• Histrogram dan polygon frekuensi
• Membaca/menafsirkan diagram suatu data
b. Teori peluang
• Pengertian populasi dan sempel
• Pengertian percobaan statistika, ruang sempel, titik sempel, dan kejadian
• Menentukan ruang sempel suatu percobaan dengan mendata titik-titik sempelnya
• Menghitung peluang kejadian
5. Pangkat tak sebenarnya
a. Pengkat tak sebenarnya
• Pangkat bulat positif
• Tanda hasil perpangkatan
• Nilai bilangan perpangkatan bulat positif
• Sifat-sifat pangkat bulat positif
b. Pangkat nol
c. Pangkat bulat negative
• Arti pangkat bulat positif dan negative
• Mengubah pangkat bulat negative menjadi positif
• Mengubah pangkat bulat positif menjadi negatif
d. Notasi ilmiah (bentuk baku)
e. Penerapan pangkat bulat dalam kehidupan
f. Bentuk akar
• Jenis akar
• Sifat-sifat akar
• Konsep nilai mutlak
• Pangkat pecahan
• Mengubah bentuk akar suatu bilangan bulat menjadi bilangan berpangkat pecahan dan sebliknya
g. Perpangkatan dari bentuk akar suatu bilangan
• Operasi penjumlahan dan pengurangan
• Operasi perpangkatan dari akar suatu bilangan
• Operasi perkalian
• Operasi pembagian
• Menarik akar dari suku dua yang suku keduanya berbentuk akar
• Merasioalkan bentuk akar
h. Penerapan bentuk akar
i. Operasi pada bilangan perpangkatan tak sebenarnya
• Operasi perkalian
• Operasi pembagian
• Operasi penjumlahan dan perkalian
• Operasi perpangkatan
j. Persamaan eksponen yang sedarhana
k. Penerapan pangkat tak sebenarnya
l. Merasionalkan bentuk akar kuadrat
6. Logaritma
a. Pengertian logaritma suatu bilangan
b. Nilai logaritma suatu bilangan untuk suatu bilangan
c. Menentukan logaritma suatu bilangan
• Menentukan logaritma bilangan antara 1 sampai 10 dengan menggunakan table matematika
• Menentukan akar logaritma suatu bilangan yang nilainya antara 0 sampai 1
• Sifat-sifat logaritma
• Logaritma bilangan yang lebih dari 10
• Logaritma bilangan antara 0 smpai 1
• Menentukan antilogaritma suatu bilangan
d. Penerapan logaritma dalam kehidupan
• Penerapan logaritma dalam perkalian
• Penerapan logaritma dalam pembagian
• Penerapan logaritma dalam pemangkatan
• Penerapan logaritma dalam penarikan akar
• Penerapan logaritma untuk menghitung eksponen, logaritma basis bukan 10, dan bilangan riil dipangkatkan bilangan riil
• Penerapan logaritma dalam kehidupan
e. Penggunaan kalkulator untuk menentukan logaritma suatu bilangan
7. Pola bilangan, barisan, dan deret
a. Pola dan barisan bilangan
b. Pola-pola pada baris bilangan
• Pola bilangan barisan dalam bentuk himpunan bilangan berhingga
• Pola bilangan barisan dalam bentuk himpunan bilangan tak berhingga
• Pola bilangan barisan dalam pola titik
• Pola bilangan barisan dalam pola bangun
• Pola barisan bilangan dalam pola tally
c. Urutan suku-suku dalam barisan
d. Suku berikutnya dari suatu barisan
e. Suku ke-n dari suatu barisan
f. Penerapan pola bilangan dan barisan
g. Baris dan deret aritmatika
• Barisan aritmatika
• Deret aritmatika
h. Baris dan deret geometri
• Barisan geometri
• Deret geometri
i. Sifat-sifat deret aritmatika
j. Sifar-sifat deret geometri
k. Penerapan barisan dan deret
8. Persamaan kuadrat
a. Bentuk umum persamaan kuadrat
b. Jenis-jenis persamaan kuadrat
c. Menentukan akar-akar persamaan kuadrat
• Metode faktorisasi
• Metode melengkapkan kuadrat sempurna
• metode rumus kuadrat (rumus abc)
d. Akar pangkat dua bilangan negatif
e. Rumus jumlah dan hasil kali akar-akar persamaan kuadrat
f. Menyusun persamaan kuadrat
• Menyusun persamaan kuadrat yang akar-akarnya diketahui
• Menyusun persamaan kuadrat jika akar-akarnya diketahui memiliki hubungan dengan akar-akar persamaan kuadrat yang lain
g. Memfaktorkan bentuk kuadrat
h. Menyaesikan persamaan dukan bentuk persamaan kuadrat setelah mengubah duluke bentuk persamaan kuadrat
• Persamaan pecahan
• Persamaan rasional
• Persamaan nilai mutlak (pengayaan)
• Persamaan pangkat tinggi (pengayaan)
i. Penerapan persamaan kuadrat dalam kehidupan

D. MATERI YANG DIANGGAP SULIT UNTUK DIPELAJARI
1. ALJABAR
a. Memahami bentuk aljabar, persamaan dan pertidaksamaan linear satu variabel.
b. Mengenali bentuk aljabar dan unsur-unsurnya.
c. Melakukan operasi pada bentuk aljabar.
d. Menyelesaikan persamaan linear satu variabel.
e. Menyelesaikan pertidaksamaan linear satu variabel.
f. Menggunakan bentuk aljabar, persamaan dan pertidaksamaan linear satu variabel dan perbandingan dalam pemecahan masalah.
g. Membuat model matematika dari masalah yang berkaitan dengan persamaan dan pertidaksamaan linear satu variabel.
h. Menyelesaikan model matematika dari masalah yang berkaitan dengan persamaan dan pertidaksamaan linear satu variabel.
i. Menggunakan konsep aljabar dalam pemecahan masalah aritmatika sosial yang sederhana.
j. Menggunakan perbandingan untuk pemecahan masalah.
2. GEOMETRI
a. Memahami hubungan garis dengan garis, garis dengan sudut, sudut dengan sudut serta menentukan ukurannya.
b. Menentukan hubungan antara dua garis, serta besar dan jenis sudut.
c. Memahami sifat-sifat sudut yang terbentuk jika dua garis berpotongan atau dua garis sejajar berpotongan dengan garis lain.
d. Melukis sudut
e. Membagi sudut
f. Memahami konsep segi empat dan segitiga serta menentukan ukurannya.
g. Mengidentifikasikan sifat-sifat segitiga berdasarkan sisi dan sudutnya.
h. Mengidentifikasikan sifat-sifat persegi panjang, persegi, trapezium, jajargenjang, belah ketupat dan laying-layang.
3. SISTEMATIKA DAN PELUANG
a. Melakukan pengolahan dan penyajian data
b. Menentukan rata-rata, median, dan modus data tunggal serta penafsirannya
c. Menyajikan data dalam bentuk tabel dan diagram batang, garis, dan lingkaran
d. Memahami peluang kejadian sederhana
e. Menentukan ruang sampel suatu percobaan
f. Menentukan peluang suatu kejadian sederhana.
E. MATERI YANG DIANGGAP SULIT UNTU K DIAJARKAN
1. KESEBANGUNAN
a. Memahami kesebangunan bagun datar dan penggunaannya dalam pemecahan masalah
b. Mengidentifikasi bangun- bangun datar yang sebangun dan kongruen
c. Mengidentifikasi sifat- sifat dua segitiga yang sebangun dan kongruen
d. Menggunakan konsep kesebangunan segitiga dalam pemecahan masalah
2. GEOMETRI
a. Menentukan unsur, bagian lingkaran serta ukurannya
b. Menentukan unsur dan bagian- bagian lingkaran
c. Menghitung keliling dan luas lingkaran
d. Menggunakan hubungan sudut pusat, panjang busur, luas juring dalam pemecahan masalah
e. Menghitung panjang garis singgung persekutuan dua lingkaran
f. Melukis lingkaran dalam dan lingkaran luar suatu segitiga
3. KESEBANGUNAN
a. Memahami kesebangunan bagun datar dan penggunaannya dalam pemecahan masalah
b. Mengidentifikasi bangun- bangun datar yang sebangun dan kongruen
c. Mengidentifikasi sifat- sifat dua segitiga yang sebangun dan kongruen
d. Menggunakan konsep kesebangunan segitiga
F. DIAGNOSIS KESULITAN BELAJAR DALAM PEMBELAJARAN DI SMP
1. Anggapan dari siswa bahwa matematika itu sendiri memang sulit dipahami, anggapan itu yang menjadi faktor sulitnya siswa untuk memahami sehingga guru harus dapat menghilangkan anggapan tersebut.
2. Pemahaman matematika memerlukan kejelian, keuletan dan ketelitian sedangkan pada diri siswa masih kesulitan untuk bersifat seperti di atas.
3. Berbedanya cara berpikir setiap peserta didik,sehingga guru kesulitan dalam memilih metode pembelajaran. Maka dari itu guru harus dapat memilih metode yang mudah diserap pada setiap peserta didik.
4. Kurangnya fasilitas dan sarana prasarana yang memadai di sekolah sehingga guru sulit untuk menerangankan secara jelas sehingga peserta didik kesulitan dalam mencermati materi-materi yang dajarkan oleh guru
5. Dalam masa-masa ini daya piker pesarta didik terganggu dngan masa pertumbuhan, dimana keinginan tahuannya dengan hal-hal baru pempengaruhi daya pikirnya
G. POTRET KEBERHASILAN/ KEGAGALAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI SMP
KEBERHASILAN
1. Pesrta didik selalu bias menghadapi ujian nasional dengan hasil yang cukup memuaskan
2. Pelajaram matematika sering diikutsertakan dalam olempiade dan dapat menembus ke internasional
3. Nilai-nilai yang didapat peserta didik selalu di atas rata-rata
KEGAGALAN
1. Peserta didik merasa berat dalam mempelajari mata pelajaran matematika
2. Kegagalan yang dialami peserta olimpiada dalam mengikuti perlombaan olimpiade matamatika
3. nilai matematika sering menjadi pokok kemrosotan nilai dalam ujian nasional atau nilai ujian akahir pelajara
BAB III
DAFTAR PUSTAKA
Tampomas, Husein. 2005. Matematika kelas VII. Jakarta: Yudhistira.
Tampomas, Husein. 2005. Matematika kelas VIII. Jakarta: Yudhistira
Tampomas, Husein. 2005. Matematika kelas IX. Jakarta: Yudhistira

0 komentar:

Poskan Komentar